Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » IHSG Melonjak 5,65 Persen, Rupiah Menguat ke Rp17.992 per Dolar AS

IHSG Melonjak 5,65 Persen, Rupiah Menguat ke Rp17.992 per Dolar AS

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah kompak menguat pada penutupan perdagangan Selasa (20/10/2026), bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

IHSG ditutup di level 5.278, naik 282 poin atau 5,65 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Penguatan tersebut turut ditopang oleh dominasi saham yang berakhir di zona hijau.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 670 saham mengalami kenaikan, sedangkan 99 saham melemah dan 30 saham lainnya stagnan.

Seluruh sektor perdagangan mencatatkan penguatan. Sektor transportasi memimpin dengan kenaikan 8,55 persen, disusul sektor bahan baku sebesar 6,62 persen dan sektor infrastruktur yang menguat 5,60 persen.

Aktivitas transaksi di pasar saham juga terpantau ramai. Volume perdagangan mencapai 56 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp26 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 2,5 juta kali.

Seiring dengan kenaikan IHSG, kapitalisasi pasar BEI meningkat menjadi Rp9.307 triliun, dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya sebesar Rp8.863 triliun.

Rupiah Rebound terhadap Dolar AS

Penguatan juga terjadi pada nilai tukar rupiah. Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup pada level Rp17.992 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 54 poin atau sekitar 0,30 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan positif di pasar saham dan valuta asing tersebut menjadi perhatian di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global. Meski demikian, penguatan dalam satu sesi perdagangan belum cukup untuk menggambarkan arah tren pasar secara berkelanjutan.

Pelaku pasar masih perlu mencermati perkembangan ekonomi global, kebijakan moneter Amerika Serikat, arus modal asing, serta fundamental ekonomi domestik untuk melihat keberlanjutan penguatan IHSG dan rupiah ke depan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match? 12.39 Play Button

    Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match?

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Al Nassr failed to win major title with Cristiano Ronaldo in the squad. The Portuguese superstar has been incredible in front of the goal and led the league in goals scored in both his full seasons. Currently the side at the third position in the Saudi Pro League 2024-25 standings, with just 14 games remaining. […]

  • Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

    Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan gentar menghadapi tekanan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Halaman Tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). Ia mengakui pemerintah masih menghadapi berbagai tantangan […]

  • 5 Langkah Cara Mewujudkan Swasembada Pangan di Indonesia

    5 Langkah Cara Mewujudkan Swasembada Pangan di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Mewujudkan swasembada pangan di Indonesia memerlukan kombinasi peningkatan produktivitas pertanian lewat adopsi teknologi tepat guna, serta memperkuat rantai pasokan dari petani ke konsumen. Pemerintah dan sektor swasta harus mendukung akses pembiayaan, pelatihan agribisnis, dan kebijakan yang melindungi lahan pertanian, sementara konsumen dapat berperan dengan memilih produk lokal. Dengan sinergi ini, ketergantungan impor dapat […]

  • OJK: Pembukaan Akun Keuangan Pada BIK 2026 Capai 27,73 Juta

    OJK: Pembukaan Akun Keuangan Pada BIK 2026 Capai 27,73 Juta

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 mencatatkan capaian perluasan akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan dengan total pembukaan 27,73 juta rekening atau akun. Jumlah tersebut terdiri atas 7,21 juta rekening perbankan, 2,07 juta rekening pasar modal, 5,38 juta polis asuransi, 2,07 juta rekening perusahaan pembiayaan, 4,63 […]

  • Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Stok Beras Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

    Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Stok Beras Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional melalui peningkatan produksi, penguatan cadangan beras, serta kebijakan yang berpihak kepada petani. Berbagai langkah strategis tersebut menunjukkan hasil positif, dengan stok beras nasional pada Oktober 2026 mencapai 4,56 juta ton, yang disebut sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah. “Kemudian sekarang 2026 stok kita pada bulan Oktober […]

  • 2 Tahun Asta Cita: 8 Program Kunci Prabowo Gibran

    2 Tahun Asta Cita: 8 Program Kunci Prabowo Gibran

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sejak dilantik pada Oktober 2024, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah meletakkan fondasi pembangunan nasional di atas sebuah kerangka kerja yang komprehensif, dikenal dengan nama Asta Cita. Visi ini menjadi kompas yang akan menuntun Indonesia dalam perjalanannya menuju target ambisius: Indonesia Emas 2045. Program Asta Cita bukan lagi […]

expand_less