Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Mendagri Tekankan Integritas dan Kinerja Bagi Pejabat Kemendagri

Mendagri Tekankan Integritas dan Kinerja Bagi Pejabat Kemendagri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astacitamedia.id – Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya loyalitas, integritas, kompetensi, serta rekam jejak yang baik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Saya menyadari bahwa yang benar memang nomor satu loyalitas, yang pintar banyak. Jadi selalu saya tempatkan bahwa semua pemimpin ingin berhasil, dan dia enggak akan mungkin bisa bermain sendiri one man show, enggak akan mungkin. Dia menjadi kuat ketika dia memiliki kelompok, pendukung,” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Hal itu disampaikan saat melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon I), staf khusus, dan pejabat struktural akademik di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menjelaskan bahwa salah satu jabatan strategis yang mengalami pergantian adalah Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri. Menurutnya, posisi tersebut memiliki peran khusus dalam pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kedudukan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri berbeda dengan inspektorat di kementerian lain. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Itjen Kemendagri mengoordinasikan pembinaan dan pengawasan terhadap inspektorat pemerintah daerah (Pemda), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Kita juga memiliki kewenangan berdasarkan undang-undang dapat melakukan pemeriksaan kepada pemerintahan daerah yang enggak bisa dikerjakan oleh kementerian/lembaga lain [secara] administrasi, kecuali pidana,” terangnya.

Sejalan dengan kewenangan tersebut, Mendagri mendorong Itjen Kemendagri memperkuat koordinasi dengan berbagai lembaga, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kepolisian, Ombudsman, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), serta komisi lain yang menangani perlindungan anak dan bidang terkait.

Ia juga meminta Itjen menjalin hubungan baik dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menindaklanjuti temuan pemeriksaan dan memperkuat sistem pengawasan internal.

Mendagri juga mendorong pelaksanaan pertemuan rutin secara daring dengan para inspektur daerah guna mempererat koordinasi antara Itjen Kemendagri dan inspektorat daerah.

“Mendorong sistem internal, sistem yang sehat birokrasi yang baik, itu juga saya serahkan kepada Itjen. Tugas Itjen itu berat apalagi pembagian wilayahnya dan ada inspektur khusus untuk pemeriksaan,” jelasnya.

Selain menyoroti pengawasan, Mendagri menjelaskan bahwa pergantian pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan rekam jejak, kinerja, dan kontribusi selama mengemban tugas sebelumnya.

Salah satu posisi yang menjadi perhatian adalah Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes), yang memiliki tugas strategis dalam mendukung berbagai agenda pembangunan desa, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Dalam penempatan staf khusus, Mendagri juga mempertimbangkan pengalaman, rekam jejak, dan kinerja selama menjalankan tugas sebelumnya. Menurutnya, pejabat yang telah memiliki pengalaman panjang serta mampu bersikap tenang dalam menghadapi berbagai persoalan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas pimpinan dan menjaga stabilitas organisasi.

Sejalan dengan pertimbangan tersebut, Mendagri menegaskan bahwa loyalitas merupakan salah satu aspek utama dalam penempatan pejabat yang bekerja langsung dengan pimpinan. Menurutnya, loyalitas perlu berjalan beriringan dengan kompetensi, kemampuan menyelesaikan pekerjaan, serta kemampuan menjaga stabilitas pribadi dan organisasi.

Adapun Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik terdiri atas Irjen Wahyu Bintono Hari Bawono; Dirjen Bina Pemdes Bernhard Rondonuwu; Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Andi Ony Prihartono; Staf Ahli Bidang Hubungan Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga La Ode Ahmad Pidana Bolombo; serta Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Benni Irwan. Selain itu, Mendagri juga mengangkat Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Keamanan dan Hukum Sang Made Mahendra Jaya.

Sementara itu, pejabat yang dilantik untuk jabatan struktural akademik adalah Wakil Rektor Bidang Hukum, Kerja Sama, dan Kepegawaian Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Yusharto Huntoyungo. Adapun Raden Gani Muhamad ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Dua Tahun Prabowo, Gerindra Ungkap Capaian Ekonomi dan Program Sosial

    Jelang Dua Tahun Prabowo, Gerindra Ungkap Capaian Ekonomi dan Program Sosial

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Partai Gerindra menilai dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diwarnai sejumlah capaian dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat kemandirian nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meski demikian, partai tersebut menekankan pentingnya evaluasi agar manfaat kebijakan pemerintah dapat dirasakan secara lebih merata. Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, mengatakan fundamental […]

  • Pemerintah Siapkan Akad 71 Ribu Rumah Subsidi pada Desember 2026

    Pemerintah Siapkan Akad 71 Ribu Rumah Subsidi pada Desember 2026

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA  – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyiapkan pelaksanaan akad massal 71.000 rumah subsidi pada Desember 2026 yang dipusatkan di Malang, Jawa Timur. Maruarar mengatakan pelaksanaan akad tersebut akan disesuaikan dengan agenda Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, ia datang ke Istana Kepresidenan untuk mengundang Presiden Prabowo secara langsung. “Saya akan mengundang beliau […]

  • Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Target Penggunaan Panel Surya Capai 100 GW

    Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Target Penggunaan Panel Surya Capai 100 GW

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta PT PLN (Persero) melakukan transformasi menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas layanan kelistrikan nasional. Salah satu agenda yang menjadi perhatian pemerintah adalah percepatan penggunaan panel surya dengan kapasitas mencapai 100 gigawatt (GW). Arahan tersebut dibahas dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/10/2026), yang melibatkan sejumlah pejabat, termasuk […]

  • Modernisasi alutsista TNI terbaru: Efisiensi Operasi di Lapangan

    Modernisasi alutsista TNI terbaru: Efisiensi Operasi di Lapangan

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: TNI tengah mempercepat penggantian perlengkapan lama dengan platform baru seperti jet tempur Rafale dan F‑35, tank K2 Black Panther, serta kapal selam kelas Type 209/1400. Program modernisasi ini juga mencakup pengadaan sistem pertahanan udara berbasis S-70 dan kendaraan lapis baja berteknologi tinggi untuk meningkatkan mobilitas di medan yang beragam. Secara keseluruhan, upaya tersebut […]

  • Kapolri Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing dalam Kasus Karhutla di Indonesia

    Kapolri Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing dalam Kasus Karhutla di Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak asing dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Kepolisian masih mendalami dugaan tersebut melalui penyidikan terhadap sejumlah laporan terkait kebakaran yang terjadi di berbagai wilayah. Pernyataan itu disampaikan Suyudi dalam konferensi pers seusai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026). Ia […]

  • Kisah Desa Tangguh: Kesiapsiagaan Bencana dan Ketahanan Nasional

    Kisah Desa Tangguh: Kesiapsiagaan Bencana dan Ketahanan Nasional

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kesiapsiagaan bencana meningkatkan kemampuan negara dalam mengantisipasi, merespon, dan memulihkan diri dari ancaman alam atau buatan, sehingga mengurangi kerugian dan melindungi masyarakat. Bila langkah‑langkah mitigasi, koordinasi lintas sektor, dan pelatihan rutin terintegrasi, ketahanan nasional menjadi lebih kuat, menjamin kelangsungan pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Kesiapsiagaan bencana dan ketahanan nasional berarti kemampuan suatu negara atau […]

expand_less