Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BRIN-Kemendiktisaintek Tekankan Penguatan Riset Kedaulatan Energi

BRIN-Kemendiktisaintek Tekankan Penguatan Riset Kedaulatan Energi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menekankan penguatan riset dan teknologi untuk kedaulatan energi melalui penyelenggaraan Energy Leadership & Business Conference (ELBC) 2026.

Kepala BRIN Arif Satria di Jakarta, Sabtu, menegaskan transformasi energi nasional harus mampu menjawab tiga tantangan utama, yakni ketahanan pasokan, keterjangkauan biaya energi, serta keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, penguatan riset dan inovasi menjadi fondasi penting menciptakan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap teknologi impor.

“Transformasi energi nasional harus mampu menyeimbangkan ketahanan pasokan, keterjangkauan biaya bagi masyarakat dan industri, serta keberlanjutan lingkungan. Ketiga aspek tersebut harus berjalan beriringan agar pembangunan energi tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kemandirian nasional,” ujarnya.

BRIN mendorong penguatan riset energi melalui tiga bidang utama, yakni material maju dan nanoteknologi, bioenergi dan ekonomi sirkular, serta teknologi energi bersih masa depan.

Pengembangan tersebut meliputi pemanfaatan mineral kritis untuk komponen baterai, pengolahan limbah menjadi energi, pengembangan biofuel, hingga inovasi energi panas bumi, tenaga surya, dan jaringan listrik pintar.

“Riset tidak boleh berhenti hanya pada publikasi ilmiah, tetapi harus mampu menghasilkan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri. Kita perlu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat sejak tahap penelitian hingga komersialisasi. BRIN berkomitmen menjadi platform inovasi terbuka yang mempercepat penguasaan teknologi, pengembangan talenta, serta peningkatan nilai tambah industri nasional,”kata Arif.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menekankan pentingnya penguasaan teknologi material maju sebagai fondasi pengembangan energi bersih.

Menurutnya, inovasi nanomaterial memiliki peran strategis dalam meningkatkan efisiensi baterai, sel surya generasi baru, hidrogen, serta berbagai teknologi energi rendah emisi.

“Transformasi energi bersih tidak cukup hanya dengan membangun pembangkit atau meningkatkan kapasitas energi terbarukan. Indonesia juga harus menguasai teknologi yang menjadi fondasinya, mulai dari material baterai, sel surya, hingga teknologi hidrogen. Pengembangan nanomaterial membuka peluang besar untuk meningkatkan efisiensi teknologi sekaligus membangun industri energi bersih nasional yang memiliki daya saing global,” ujarnya.

Ia menjelaskan Indonesia memiliki keunggulan sumber daya mineral strategis, terutama nikel, yang berpotensi mendukung pengembangan industri baterai dan penyimpanan energi.

Namun, katanya, keunggulan tersebut harus diikuti penguasaan teknologi inti, termasuk material katoda, elektrolit, daur ulang baterai, dan teknologi sel surya perovskit.

“Indonesia memiliki bahan baku, pasar yang besar, dan fasilitas industri yang mulai berkembang. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kita mampu membawa hasil penelitian dari laboratorium menuju penerapan dalam skala industri. Perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia usaha harus bekerja bersama agar Indonesia tidak hanya menjadi pemasok sumber daya, tetapi juga mampu menguasai ilmu pengetahuan dan menghasilkan teknologi energi bersih secara mandiri,” katanya.

Melalui penyelenggaraan ELBC 2026, Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (Aspebindo) menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, perguruan tinggi, dan lembaga riset dalam membangun ekosistem energi nasional yang semakin mandiri dan kompetitif.

Forum ini diharapkan mampu mendorong pengembangan investasi berbasis teknologi, mempercepat komersialisasi hasil riset, serta memperkuat kemampuan industri nasional dalam menghadapi transformasi energi global.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Tetapkan Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai

    KPK Tetapkan Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa terkait dana siap pakai (DSP) kebencanaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (14/10/2026). Salah satu tersangka adalah Bima Setyawan, adik sekaligus tenaga ahli Kepala BNPB Suharyanto. Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan informasi mengenai penetapan Bima […]

  • Prabowo: Santri Kompak, Indonesia Semakin Kuat

    Prabowo: Santri Kompak, Indonesia Semakin Kuat

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh pada hari ini sembari memuji peran penting pondok pesantren. “Atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Republik Indonesia, saya ingin menggunakan kesempatan ini juga untuk mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026,” kata Prabowo dikutip dalam siaran resmi […]

  • Keamanan Siber Nasional dan Perlindungan Data: Kebijakan vs Solusi Cloud

    Keamanan Siber Nasional dan Perlindungan Data: Kebijakan vs Solusi Cloud

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Secara umum, keamanan siber nasional mencakup kebijakan, koordinasi lintas lembaga, dan penguatan infrastruktur kritis agar jaringan pemerintah, energi, dan transportasi tetap tahan terhadap serangan digital. Sementara perlindungan data menitikberatkan pada regulasi seperti PDP, enkripsi, serta prosedur respons insiden untuk menjaga privasi dan integritas informasi pribadi serta bisnis. Kedua elemen ini saling melengkapi dalam […]

  • Peluang Bisnis Ekonomi Kreatif di Indonesia: Startup vs Waralaba

    Peluang Bisnis Ekonomi Kreatif di Indonesia: Startup vs Waralaba

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Indonesia memiliki pasar ekonomi kreatif yang terus tumbuh, terutama di desain digital, konten video, dan kerajinan tradisional yang kini dijual lewat e‑commerce. Dukungan kebijakan pemerintah serta akses ke platform global memungkinkan pelaku usaha memanfaatkan tren konsumsi budaya lokal untuk menciptakan nilai ekonomi yang signifikan. Peluang bisnis ekonomi kreatif di Indonesia muncul dari gabungan […]

  • Wamen Perdagangan: Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha dapat Kuatkan Perdagangan

    Wamen Perdagangan: Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha dapat Kuatkan Perdagangan

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Menteri Perdagangan RI (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dapat menguatkan perdagangan, sehingga perdagangan yang dibangun bukan hanya melalui besarnya nilai transaksi saja, melainkan melalui kepercayaan yang tumbuh dari waktu ke waktu. “Perdagangan internasional tidak selalu berjalan seperti harapan, bisa saja muncul hambatan dari negara tujuan […]

  • IHSG Berbalik Melemah, Tekanan Jual Pangkas Penguatan Pagi

    IHSG Berbalik Melemah, Tekanan Jual Pangkas Penguatan Pagi

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada awal perdagangan Rabu (21/10/2026), setelah sempat menguat hingga menyentuh level 5.326,96. Tekanan jual membuat indeks terkoreksi dan menghapus penguatan yang terjadi pada pembukaan pasar. Berdasarkan data RTI pada pukul 09.33 WIB, IHSG berada di level 5.240,04 atau turun 38,85 poin setara 0,74 persen dibandingkan penutupan […]

expand_less